Neutrofil Limfosit Rasio sebagai Prognosis Kelangsungan Hidup Anak dengan Osteosarkoma

Body: 

Sari Pediatri, Vol. 26, No. 1, Juni 2024

Neutrofil Limfosit Rasio sebagai Prognosis Kelangsungan Hidup Anak dengan Osteosarkoma

Qeis Ramadhan, Muhammad Riza, Diah Lintang Kawuryan

Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi, Surakarta

Latar belakang. Osteosarkoma merupakan suatu keganasan yang terjadi pada tulang panjang dan dapat menyebabkan kematian. Berbagai penanda inflamasi sistemik dan kondisi nutrisi sudah digunakan dalam menilai prognosis seorang pasien dengan osteosarkoma. Namun marker dan penilaian nutrisi tersebut membutuhkan pemeriksaan laboratorium yang tidak rutin dilakukan pada anak dengan osteosarkoma dan memakan biaya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan marker inflamasi dan penilaian status nutrisi dengan pengukuran lingkar lengan atas yang rutin dikerjakan dan tidak memakan biaya tambahan.

Tujuan. Menganalisis penggunaan neutrofil limfosit rasio sebagai prognosis kelangsungan hidup anak dengan osteosarkoma dan menganalisis hubungan usia dan status gizi dalam memengaruhi kelangsungan hidup anak dengan osteosarkoma

Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan analisis retrospektif pada 30 anak dengan osteosarkoma yang terdiagnosis pada periode Januari 2018 – Desember 2021 di rumah sakit dr. Moewardi Surakarta. Data diambil berdasarkan rekam medis dari rumah sakit dr. Moewardi dan data anak osteosarkoma dari divisi hemato – onkologi ilmu kesehatan anak rumah sakit dr. Moewardi.

Hasil. Pada pasien dengan neutrofil limfosit rasio ≥2 mempunyai kesintasan sebesar 14,9 bulan, sedangkan pada pasien <2 mempunyai kesintasan sebesar 22 bulan. Tidak didapatkan adanya perbedaan yang bermakna pada usia dan lingkar lengan atas antara pasien yang hidup dan meninggal dunia.

Kesimpulan. Didapatkan pasien dengan nilai neutrofil limfosit rasio ≥2 mempunyai prognosis yang lebih buruk dibandingkan dengan <2. Tidak didapatkan adanya pengaruh usia dan status gizi pada saat awal pasien terdiagnosis osteosarkoma terhadap prognosis pasien tersebut. Sari Pediatri 2024;26(1):43-7

Kata kunci: osteosarkoma, prognosis, anak

Alamat korespondensi: Qeis Ramadhan. Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, Gedung Anggrek 3 lantai 4, Jl. Kolonel Sutarto, No 132 Surakarta, Jawa Tengah 57126. Email: qeis.ramadhan@gmail.com